Kamis, 28 Januari 2010

kelebihan dan kekurangan windows vista

kekurangan dan kelebihan SO windows vista

Secara perlahan wujud Windows Vista mulai terkuak dengan dirilisnya Windows Vista build 5219 (Community Technical Preview 1). Meski perjalanan Windows Vista ini masih panjang, namun tak ada salahnya menyimak perkembangan sistem operasi masa depan ini.
Apabila masih ada yang bertanya-tanya, "Apa Windows Vista itu?", jawabannya Windows Vista merupakan Windows generasi baru--suksesor Windows XP, sebelumnya lebih dikenal sebagai Windows "Longhorn". Pemilihan nama Windows Vista yang sedikit ‘aneh’ ini sempat diperdebatkan banyak kalangan. Terdapat rumor yang mengatakan bahwa kata "Vista" diambil dari nomor versi internal sistem operasi Windows generasi "Longhorn", yaitu versi 6.0 (dalam angka Romawi ditulis sebagai "VI").


Saat diselenggarakan event Microsoft Professional Developers Conference 2005 di Los Angeles, Amerika Serikat, bulan September lalu, para peserta menerima kejutan berupa Windows Vista build 5219 yang dapat dikatakan sebagai versi Pre-Beta 2 dari Windows Vista. Yang cukup unik dari build 5219 ini adalah sebutan "Ultimate Edition" yang dapat ditemui pada System Properties. Bisa jadi nama ini dipilih karena build 5219 menggabungkan feature-feature dari seluruh platform Windows Vista, mulai dari Tablet PC sampai Media Center.

Sebelum CHIP membahas lebih lanjut mengenai build 5219 dari Windows Vista ini, ada baiknya melihat kembali janji-janji yang ingin diwujudkan oleh Windows Vista.
Kemudahan Mengelola Informasi
Apabila menyebut nama Windows Vista, langsung terbayang tagline yang terpampang di website resmi Windows Vista, yaitu "Bringing clarity to your world". Apabila disimpulkan secara sederhana, kalimat itu dapat diartikan Windows Vista menjanjikan kejernihan dalam berkelana di dunia maya yang digeluti sehari-hari.
Hal ini terlihat dari fungsi pencarian yang tersebar di mana-mana, mulai dari Start Menu, Explorer, sampai Internet Explorer 7.0 yang menjadi bagian dari Windows Vista. Dengan fungsi pencarian ini, ditambah dengan fungsi indeksing yang secara default aktif, Anda dapat dengan mudah menemukan dokumen-dokumen dalam komputer Anda berdasarkan isi atau metadata-nya. Fasilitasi ini juga berfungsi untuk mencari informasi di Internet melalui browser tanpa perlu direpotkan membuka website dari search engine favorit kita.

Selain fungsi pencarian, Windows Vista memiliki feature yang dinamakan Virtual Folders. Manfaat yang bisa diambil dari Virtual Folders ini bahwa Anda dapat menampilkan seluruh dokumen yang Anda perlukan di satu tempat, walau sebenarnya dokumen-dokumen tersebut tersebar di sejumlah folder dalam hard disk Anda. Pada dasarnya, feature Virtual Folders ini merupakan hasil pencarian yang ditampilkan ke dalam satu folder yang sifatnya virtual. Sebagai contoh, Anda dapat dengan mudah menampilkan seluruh dokumen buatan Anda yang berada di dalam sebuah komputer, dengan membuka Virtual Folder "Document" berdasarkan author.

Mencari dengan mudah: Fungsi pencarian dapat ditemui di mana-mana.

Dengan besarnya kapasitas penyimpanan komputer ditambah dengan derasnya arus informasi yang membanjiri kita, maka fungsi pencarian yang tersebar di mana-mana dan feature Virtual Folders tentu akan sangat membantu Anda dalam mengelola informasi di era digital ini. Penting diingat bahwa sistem pencarian pada dasarnya bergantung pada metadata dalam setiap dokumen yang tersimpan di komputer Anda, khususnya untuk dokumen yang isinya bukan teks. Cara paling mudah untuk menambahkan metadata di dalam dokumen-dokumen yang Anda simpan adalah dengan menambahkan keywords atau comments (saat ini dapat dengan mudah dilakukan melalui window Explorer).

Cara terakhir yang dianggap akan membantu Anda dalam mengelola dokumen secara lebih baik adalah penggunaan thumbnail untuk dokumen-dokumen yang ada. Isi dokumen Word, Excel, Power Point, PDF, dan tipe dokumen lainnya yang bersifat tekstual dan grafis akan terlihat dari Explorer sebagai thumbnail. Feature seperti ini pada dasarnya sudah dapat dilakukan di Windows XP, akan tetapi Windows Vista memiliki kelebihan dengan kemampuannya memperbesar ukuran thumbnail. Dengan demikian halaman depan dokumen dapat dilihat secara sekilas tanpa perlu membuka dokumen tersebut.

Ultimate Edition: Tampilan System Properties Windows Vista build 5219.

Serba Visual dan 3D
Pada saat menggunakan VGA card yang didukung secara native oleh Windows Vista (Display Driver Model (WVDDM) atau yang sebelumnya dikenal dengan istilah Longhorn Display Driver Model (LDDM)), theme AERO Glass akan bisa ditampilkan sehingga keindahan Windows Vista akan benar-benar terlihat.

Ada berbagai keunikan dalam tampilan Windows Vista. Di antaranya, terdapat feature FLIP yang menyajikan live tumbnail saat berpindah-pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Feature ini dapat digunakan dengan menekan tombol [Alt] + [Tab] atau saat Anda meletakkan kursor di atas nama aplikasi yang ada di Taskbar. Selain itu, ada pula feature FLIP 3D yang memungkinkan Anda melihat seluruh window yang sedang aktif dalam tampilan menyerupai susunan kartu yang dijejerkan rapi dan ditampilkan secara tiga dimensi. Bahkan, bingkai window pun dibuat menarik dengan menampilkannya dalam model transparan sehingga tampilan window di bawahnya dapat terlihat.
Melihat tampilan GUI yang cukup mengesankan tersebut, terbayang betapa kemampuan 3D dari VGA card kita akan benar-benar dieksploitasi. Informasi resmi yang bisa didapatkan saat ini adalah bahwa Windows Vista mensyaratkan GPU yang mendukung DirectX 9 dan setidaknya memiliki memori VHGA card sebesar 64 MB.

Saat ini, apabila kebetulan VGA card yang digunakan belum memiliki driver tipe WVDDM atau LDDM, AERO Glass dapat dipaksa agar tampil melalui modifikasi di Registry. Patut dicatat bahwa layaknya memainkan game 3D, saat menggunakan AERO Glass, resolusi layar yang kita pilih akan menentukan kinerja GUI dari Windows Vista. Tentu saja, kinerja ini akan semakin rendah saat tidak didukung akselerasi dari GPU. Meski demikian, setidaknya Anda bisa merasakan sendiri betapa indahnya GUI AERO Glass, tanpa harus mengganti VGA card yang Anda miliki saat ini.

Memesona: Tampilan efek tiga dimensi (3D) dari Windows Vista.

Lebih Aman?
Karena belum teruji secara nyata, tingkat keamanan yang lebih tinggi di Windows Vista masih dianggap sebagai janji yang nantinya harus dipenuhi oleh Microsoft.

Saat ini, hal yang benar-benar kasat mata adalah feature Security Center seperti yang Anda temui di Windows XP SP2. Besar kemungkinan bahwa Security Center yang Anda temui saat ini pada awalnya memang direncanakan untuk diperkenalkan di Windows Vista Hanya saja feature ini terpaksa dikeluarkan lebih dulu karena tuntutan akan sekuriti yang lebih baik di Windows XP.
Berbicara Security Center, maka ada tiga komponen yang saat ini membentuk satu kesatuan solusi keamanan bagi komputer berbasis Windows Vista, yaitu Firewall, Automatic Updates, dan Virus Protection. Menyimak perkembangan terkini mengenai portofolio solusi sekuriti yang dimiliki Microsoft sebagai hasil akuisisi sejumlah perusahaan, kelihatannya feature Anti Spyware pun akan dimasukkan sebagai bagian dari Security Center ini.

Selain Security Center, di Windows Vista Anda akan mengenal feature User Account Protection (UAP). Fungsi feature ini adalah untuk memberi pengamanan ekstra terhadap Windows dalam berinteraksi dengan pengguna. Sering kali Anda khawatir saat meninggalkan komputer karena saat itu Anda sedang login menggunakan account yang memiliki hak sebagai administrator. Tanpa sepengetahuan Anda, bisa saja pengguna lain melakukan perubahan-perubahan yang tidak Anda inginkan. Dengan menggunakan UAP, maka setiap perubahan harus diotorisasi oleh pengguna yang berhak. Secara default Windows akan meminta pengguna lain memasukkan ulang password dari pengguna yang sedang login di komputer tersebut. Selain meminta password, feature UAP juga dapat diatur untuk sekadar meminta persetujuan saat Anda akan melakukan sesuatu perubahan pada sistem.
Untuk perlindungan anak, terdapat feature Parental Control yang dapat mengatur game apa saja yang bisa dimainkan oleh anak Anda. Tentu saja, pemanfaatannya harus dibarengi dengan penggunaan account yang berbeda-beda antara Anda dan anak Anda.

Indigo: Menjadi jembatan penghubung antara sistem Windows dan non Windows.

Selain ketiga hal tersebut, terdapat sejumlah pengamanan yang sifatnya teknis dan tidak berinteraksi secara langsung dengan pengguna. Misalkan penerapan Windows Services Hardening. Dengan adanya feature ini, seluruh service yang berjalan di Windows akan menggunakan haknya seminimal mungkin. Ini untuk menghindari eksploitasi saat ditemukannya kelemahan pada service-service yang berjalan di komputer, yang menggunakan Windows Vista. Kemudian, khusus untuk lingkungan jaringan kantor, terdapat feature Network Access Protection. Feature ini akan memaksa setiap komputer yang berusaha masuk ke dalam sebuah jaringan untuk mematuhi aturan-aturan tertentu (misalkan sudah memiliki update Windows terkini, menerapkan setting konfigurasi sekuriti tertentu, atau antivirus sudah ter-update). Feature Network Access Protection ini baru dapat digunakan saat dikombinasikan dengan Windows Server "Longhorn" yang akan dirilis sekitar satu tahun setelah diluncurkannya Windows Vista di penghujung tahun 2006 nanti.
Kado Untuk Developer: Indigo
Satu hal yang paling ditunggu bersamaan dengan hadirnya Vista adalah Indigo. Framework untuk para pengembang dan perancang software ini sudah ramai didengungkan yakni sejak Vista masih bernama Longhorn.

Indigo merupakan sebuah model dalam pembuatan aplikasi berorientasi service (Service Oriented Application). Paradigma baru yang lebih dikenal sebagai SOA ini telah menjadi lahan diskusi para perancang software dan developer dalam beberapa tahun terakhir.

Security Center: Akan sama seperti di Windows XP?

Indigo hadir untuk menghilangkan pulau-pulau arsitektur aplikasi, sehingga berbagai aplikasi dengan teknologi dan vendor berbeda dapat berinteraksi dengan mulus. Saat ini, aplikasi di dunia Windows dibangun dengan berbagai pilihan teknologi antara lain web service, .Net Remoting, Enterprise services, COM, dan MSMQ. Tiap teknologi menawarkan kelebihan dan kekurangan, dan tentu saja menggunakan cara yang berbeda dalam berinteraksi satu sama lain. Variasi ini telah menjadi masalah tersendiri dalam interoperabilitas aplikasi skala enterprise.

Indigo menjanjikan kemampuan menjadi jembatan berbagai teknologi tersebut. Apabila janji hal ini menjadi kenyataan, para pengembang software tidak perlu lagi dipusingkan dengan urusan interoperabilitas berbagai teknologi tersebut.

Karena Indigo menggunakan protokol SOAP dan teknologi web service, maka diharapkan juga dapat berinteraksi dengan berbagai aplikasi lintas vendor dan lintas platform melalui SOAP.

Teknologi Indigo dapat segera mulai dicoba bersamaan dengan peluncuran Visual Studio 2005 dan .NET Framework 2.0 bulan November 2005. Namun, versi stable Indigo masih tetap harus menunggu kehadiran Vista yang sebenarnya tahun depan.
Perjalanan Masih Panjang
Sampai saat ini, wujud akhir Windows Vista masih belum bisa dipastikan karena seiring waktu bisa saja feature-feature yang ditampilkan dalam versi CTP atau Beta akan dihilangkan atas alasan tertentu.

Pertengahan tahun 2006 masih jauh. Para pengembang Windows Vista di Microsoft masih harus bekerja keras dalam waktu enam bulan ke depan agar bisa memenuhi target untuk merilis Windows Vista di tahun 2006 nanti.

Sebagai saksi sejarah kemunculan sistem operasi versi teranyar keluaran Microsoft ini, maka yang dapat Anda lakukan adalah terus menyimak perkembangan yang terjadi. Sebelum memasuki tahap Release Candidate (RC), wujud Windows Vista masih dapat berubah-ubah seiring perkembangan waktu. Apapun yang akan terjadi nanti, besar harapan Windows Vista akan dapat memenuhi janjinya terhadap pengalaman menggunakan komputer yang lebih baik, sesuai dengan moto: "Confident, Clear, Connected".
Know How - Yang Baru di Build 5219
Secara keseluruhan, Windows Vista tidak akan terlepas dari Internet Explorer 7.0., kumpulan solusi personal information management (PIM) sederhana yang terdiri dari e-mail client versi baru sebagai pengganti Outlook Express 6.0, Address Book dan Windows Calendar, dan tak luput sarana hiburan terbaru, Windows Media Player 11. Yang masih belum tersedia dalam build ini adalah e-mail client baru dan Windows Media Player 11.

Secara visual terjadi perubahan kecil seperti taskbar yang tampak transparan saat menggunakan AERO Glass, penggunaan kalimat-kalimat yang lebih mudah dipahami pada elemen-elemen GUI, dan berbagai pernak-pernik lainnya. Internet Explorer 7.0 yang hadir di Build 5219 mengalami pembenahan sedikit secara visual dan kelihatannya akan mengalami sejumlah penambahan feature di versi akhirnya.

Akhirnya Anda dapat melihat wujud Windows Calendar di Build 5219 ini, meski sayangnya belum berfungsi sama sekali. Berhubung Build 5219 merupakan Windows Vista Ultimate Edition, maka terdapat penambahan aplikasi-aplikasi untuk Tablet PC, seperti Windows Journal, Sticky Notes, dan game InkBall (bisa dimainkan menggunakan stylus), dan fungsionalitas Media Center, melalui konsol Media Center yang dirancang untuk penggunaan jarak jauh menggunakan remote control (dikenal dengan istilah 9-feet user interface).

Game-game yang disertakan di Build 5219 ini merupakan versi premium dari sejumlah game yang biasanya disertakan dalam Windows versi sebelumnya, plus beberapa tambahan game baru. Keseluruhannya menggunakan kemampuan 3D dari VGA card yang Anda gunakan, sehingga tampilan dari game lawas yang biasa Anda mainkan pun tampak lebih sesuai dengan perubahan yang terjadi di sekelilingnya.

Artikel lainnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar